UnibKita.com || Denmas Pandu Pamungkas, atau yang lebih akrab di panggil Pandu merupakan salah satu mahasiswa Fakultas Pertanian dengan Program Studi Ilmu Kelautan Universitas Bengkulu tahun 2016.
Pandu sudah mengetahui Taekwondo sejak ia masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP), namun pada saat itu hanya sebatas mengetahui saja, belum ada keinginan untuk mencoba salah satu jenis bela diri ini.
Barulah ketika Pandu duduk di bangku SMA ia mulai mengikuti Taekwondo di sekolahnya dan menggeluti olahraga itu sampai sekarang.
Dalam perjalanannya menggeluti Taekwondo, banyak sekali prestasi yang di raih oleh Pandu. Diantaranya, Juara 1 Taekwondo tingkat Provinsi, Juara 1 dan The Best Atlet Taekwondo tingkat Sumbagsel, Juara 1 Taekwondo tingkat Sumatera, dan yang terbaru, Juara 2 Taekwondo tingkat Internasional di Bandung.
Cowok yang sangat menyukai makanan sate kambing ini pernah mencoba untuk mempelajari dan mencoba bela diri lain, yakni Pencak Silat. Namun, karena dari awal sudah terbentuk di Taekwondo maka ia tidak tertarik lagi untuk mencoba pencak silat.
Pandu sering berlatih Taekwondo di UNIB setiap hari Senin dan Jum'at dengan intensitas latihan selama 2 jam, namun itu hanya sebatas peregangan saja. Latihan sebenarnya dilaksanakan di SMK N 3 Kota Bengkulu pada malam hari. Dimulai dari sehabis magrib sampai jam 10 malam.
"Kalau latihan dilaksanakan pada siang hari, maka itu akan mengganggu jam kuliah rutin saya" tambah Pandi.
Unibkita mengucapkan selamat kepada Denmas Pandu Pamungkas, lanjutkan perjuangan jangan sampai kendor semangatnya. Melalui tulisan ini penulis ingin sampaikan bahwa, kunci manajemen diri adalah ketekunan. Mari tekuni apa yang teman-teman sukai dan ingat bahwa mahakarya tidaklah cukup dengan mengandalkan talenta semata. Selalu ada harapan bagi mereka yang sering berdoa dan selalu ada jalan bagi mereka yang gemar berusaha.
"Kalau latihan dilaksanakan pada siang hari, maka itu akan mengganggu jam kuliah rutin saya" tambah Pandi.
Unibkita mengucapkan selamat kepada Denmas Pandu Pamungkas, lanjutkan perjuangan jangan sampai kendor semangatnya. Melalui tulisan ini penulis ingin sampaikan bahwa, kunci manajemen diri adalah ketekunan. Mari tekuni apa yang teman-teman sukai dan ingat bahwa mahakarya tidaklah cukup dengan mengandalkan talenta semata. Selalu ada harapan bagi mereka yang sering berdoa dan selalu ada jalan bagi mereka yang gemar berusaha.
#Bay